Liburan Natal sudah semakin dekat, ditandai dengan menurunnya tingkat kemacetan pada jam berangkat dan pulang kantor serta berkurangnya persaingan diantara penumpang angkutan umum baik bis atau kereta api untuk mendapatkan tempat duduk
Selain itu suasana liburan juga ditandai dengan jumlah penghuni kantor yang semakin sedikit dikarenakan sebagian besar sudah mulai mengambil cuti liburan dan tanda-tanda yang paling mudah diketahui adalah menurunnya produktivitas kerja ( alias malas kerja karena sudah mau libur hehehe )
Salah satu kegiatan pertama yang dilakukan orang-orang setelah perayaan hari natal adalah pergi belanja atau jalan-jalan di mall pada hari Boxing Day ( tanggal 26 Desember ). Pada tanggal 25 Desember semua pusat perbelanjaan dan supermarket tutup. Sudah menjadi tradisi di Australia, pada hari Boxing Day, retailer melakukan Sale besar-besaran. Anda bahkan dapat menyaksikan di siaran berita di televisi, dimana para pembeli rela menunggu didepan pintu masuk pertokoan sejak pukul 5 pagi ( sebelum jam buka pertokoan )
Pada saat pintu pertokoan dibuka, para pembeli tersebut bahkan berlari-lari untuk segera mendapatkan barang-barang yang mereka inginkan dengan harga diskon sebelum kehabisan. Setiap tahun tedapat korban luka-luka akibat terjatuh karena berlari ( dan berdesakan ) pada saat pintu pertokoan dibuka pada pagi hari.
Apabila anda bermaksud untuk shopping pada hari Boxing Day, disarankan tidak membawa anak kecil, dikarenakan kondisi shopping mall yang sangat penuh dan antrian di kasir sangat panjang. Bahkan untuk menggunakan tangga berjalan antar lantai pertokoan pun harus mengantri.
Pengalaman belanja pada hari Boxing Day tentu saja memberikan pengalaman shopping menarik. Apabila anda mempunyai pengalaman belanja di Boxing Day, anda dapat meninggalkan komentar atau berbagi pengalaman di bawah ini






