Berikut email yang kami terima dari pengunjung Indoz Lounge mengenai pengalaman seseorang yang kehilangan uang tabungan di bank gara-gara kehilangan tas.
Seorang wanita telah mengubah kebiasaannya dalam pencantuman nama di handphone setelah tasnya dicopet orang. Tas tersebut berisi HP, kartu kredit ,dompet, dsb… dicuri orang. 20 menit kemudian ketika wanita tersebut menelpon suaminya untuk memberitahu apa yg terjadi, suaminya berkata,”Aku baru aja terima SMS kamu, nanya nomor pin. Baru aja aku balas.”
Ketika mereka melaporkan ke bank, staff bank memberitahukan bahwa uang mereka telah ditarik lewat ATM. Pencuri tersebut telah menggunakan HP untuk meng-sms “suami” dan mendapatkan nomor pin. Dalam waktu 20 menit dia berhasil menarik semua uang yang ada dalam rekening bank.
Pengalaman yang dapat kita ambil dari cerita diatas adalah jangan memperlihatkan hubungan anda dengan orang-orang yang terdaftar di dalam Phone Book HP anda. Hindari penggunaan nama Rumah, Home, Sayang, Suami, Cinta, Ibu, Ayah, dsb… dan yang paling penting, ketika informasi yg sangat penting diminta lewat SMS, konfirmasi dengan menelepon balik terutama mengenai hal yang bersifat rahasia seperti no PIN atau password Intenet Banking.
Jangan mudah memberikan informasi tersebut hanya karena yang meminta adalah pasangan/keluarga lewat SMS. Ingat bahwa selalu ada kemungkinan HP tersebut dicuri / berada di tangan orang lain.
Lebih baik berhati-hati daripada menyesal.
Apabila anda mempunyai pengalaman yang dapat di sharing dengan pengunjung Indoz Lounge. Silakan hubungi kami.






